Jumat, 06 Oktober 2017

Tebak Berat Daging dengan Tepat, Bisa Dapat Steak Gratis di Sini

Foto: iStock
Pencinta steak yang mau makan gratis bisa ikut tantangan di restoran ini. Syaratnya satu, tebak berat daging dengan tepat!

Meat Me Steak House & Butchery menggelar tantangan bertajuk Guesstimate Your Beef Challenge. Di sini para pengunjung diajak memperkirakan berat daging.

Dalam temu media di Lippo Mall kemang (6/10), Vivien selaku Marketing Communication Manager Meat Me menjelaskan promo berlangsung tiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Mulai pukul 18.00 sampai 21.00 WIB.


Bekerja sama dengan True Aussie Beef, Meat Me menggunakan daging Australia yang dikenal berkualitas. "Kami sudah mengalokasikan 1000 kg daging di 4 gerai Meat Me untuk tantangan ini," ujar Vivien.

Adapun mekanisme perlombaan dimulai dengan menentukan tebal daging sesuai keinginan pengunjung. Nantinya butcher Meat Me akan memotongkan daging tersebut.

Kedua, menggunakan sarung tangan yang disediakan restoran, pengunjung bisa memgang daging tersebut untuk memperkirakan beratnya dalam unit gram.

Selanjutnya, pengunjung mencatat perkiraan berat daging di formulir jawaban yang disediakan. Terakhir, butcher akan menimbang potongan daging tadi.

Jika tebakan pengunjung tepat atau berkisar 8 gram lebih ringan atau lebih berat dari yang seharusnya, maka daging yang akan diolah jadi steak tersebut gratis.

Sebagai contoh, berat daging pengunjung sebenarnya 200 gram. Jika ia menebak dari rentang 192 gram sampai 208 gram, maka pengunjung masih berhak mendapat daging gratis.

Namun jika tebakan salah atau tidak berada dalam rentang kurang dan lebih 8 gram tersebut, pengunjung harus membayar harga normal untuk daging. Harga normal Australian Sirloin Steak Rp 85.000 per 100 gram dan Australian Ribeye Steak Rp 88.000 per 100 gram.

Adapun Guesstimate Your Beef Challenge berlaku hanya untuk makan di tempat saja. Nantinya daging yang ditebak akan diolah jadi steak. Sudah termasuk salad, side dish dan saus.


Pengunjung hanya boleh menebak satu kali saja dalam satu hari selama persediaan masih ada. Menebak berat dagingpun hanya boleh dengan tangan saja.

Oia, kalau pengunjung berhasil mendapat steak gratis harus menghabiskannya. Menyisakan daging akan dikenakan biaya Rp 50.000 per 100 gram

Kamis, 05 Oktober 2017

Studi Sebut Mengonsumsi Karbohidrat Di Akhir Sesi Makan Lebih Menyehatkan

Studi Sebut Mengonsumsi Karbohidrat Di Akhir Sesi Makan Lebih Menyehatkan
Banyak orang menghindari mengonsumsi karbohidrat lantaran dinilai kurang aman, terlebih bagi diabetesi maupun yang sedang program penurunan berat badan. Alasannya karena karbohidrat dapat memengaruhi kadar gula dalam darah secara signifikan. Namun, ada strategi makan baru yang dianggap tidak memengaruhi kadar gula darah dan justru menyehatkan.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh BMJ Open Diabetes Research & Care menyimpulkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi atau roti di akhir sesi makan dapat berkontribusi pada kesehatan, terutama membantu mengatur kadar gula darah, demikian dilansir dari laman Times of India.

Studi ini bereksperimen dengan 16 orang dewasa dengan diabetes tipe 2. Kelompok tersebut diberi makan makanan yang mengandung protein, sayuran dan karbohidrat. Namun, karbohidrat disajikan secara terpisah dua kali (sebelum dan sesudah makan protein dan sayuran.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa mengonsumsi karbohidrat di akhir makan dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Ini membuktikan bagaimana karbohidrat memengaruhi tubuh sepenuhnya. Nah, bergantung pada kapan dan apa yang dimakan.

Seperti yang kita tahu, karbohidrat juga memengaruhi tingkat insulin dan bertanggungjawab pada kenaikan berat badan. Namun, studi sebut, kadar insulin cenderung lebih rendah saat orang-orang mengonsumsi karbohidrat di akhir makan, sekaligus dapat membantu menghindari kelonjakan berat badan.